Karya Payah

Awan mendung semenjak tadi terpapar

Mencurahkan hujan butir beribu butir

Benda langit itu menerjang semua benda bumi

Terdengar gemuruh dibalik dinding berkayu ini

Namun bukan itu semua fokus tertuju

Bau keringat yang seketika menjadi favorit indra penciuman

Desahan sembarang yang mengalahkan teraturnya komposisi Mozart

Tak kuberi waktu lepas tanpa melihat wajah itu

Mengisyaratkan bahwa yang dilakukan benar 

Oh dewa-dewa apakah itu cinta 

Entahlah aku belum pernah merasakannya

Dari Catatan Kecil

27 Juni 2013